Zhejiang Aina Pump Co., Ltd

Masalah Umum dan Solusinya untuk Pompa Sekrup: Panduan Pemilihan, Pemasangan, Penggunaan, dan Pemeliharaan

2026-06-23 10:53:31
Masalah Umum dan Solusinya untuk Pompa Sekrup: Panduan Pemilihan, Pemasangan, Penggunaan, dan Pemeliharaan

Dalam aplikasi seperti pasokan air rumah tangga, irigasi lahan pertanian, penyiraman kebun, dan pengambilan air dari sumur dalam, pompa sekrup merupakan jenis yang sangat umum pompa air . Keunggulan pompa ini meliputi struktur yang sederhana, tekanan tinggi (head tinggi), serta aliran air yang stabil, sehingga sangat cocok untuk kebutuhan pasokan air dengan debit kecil dan tekanan tinggi.

Namun, banyak pelanggan mungkin mengalami masalah saat menggunakan pompa sekrup, seperti tidak ada aliran air, penurunan debit, tekanan (head) tidak mencukupi, pemutusan daya (tripping) yang sering terjadi, atau peningkatan kebisingan. Dalam banyak kasus, masalah-masalah ini bukan disebabkan oleh kerusakan pompa itu sendiri, melainkan terkait dengan pemilihan tipe pompa, kondisi lingkungan pemasangan, kualitas suplai listrik, kualitas air, serta perawatan harian.

Artikel ini merangkum masalah umum pada pompa sekrup, kemungkinan penyebabnya, dan solusi praktis berdasarkan pengalaman nyata aplikasi , guna membantu pengguna memilih dan mengoperasikan pompa sekrup secara lebih efektif.

1. Mengapa Pompa Sekrup Tidak Mampu Memompa Air?

Tidak adanya aliran air merupakan salah satu masalah paling umum yang dilaporkan oleh pengguna pompa sekrup. Ketika hal ini terjadi, hal-hal berikut harus diperiksa terlebih dahulu.

Pertama, pastikan apakah pompa benar-benar terendam dalam air. Jika ini adalah pompa sekrup jenis submersible, pompa harus sepenuhnya berada di bawah permukaan air selama operasi. Jika tingkat air terlalu rendah dan pompa mengisap udara, maka pompa mungkin gagal mengalirkan air.

Kedua, periksa arah putaran motor apakah sudah benar. Untuk motor tiga fasa, pemasangan kabel yang tidak tepat dapat menyebabkan putaran terbalik, sehingga pompa tidak dapat beroperasi secara normal.

Selain itu, penyumbatan pada saluran masuk juga merupakan penyebab umum. Jika air sumur mengandung pasir, daun, atau kotoran lainnya, saringan atau lubang masuk air dapat tersumbat, sehingga mengganggu proses pengisapan air secara normal.

Alasan lain yang mungkin adalah pemilihan model pompa yang tidak tepat. Jika tinggi angkat (head) aktual melebihi tinggi angkat (head) nominal pompa, pompa mungkin tetap berputar namun tidak mampu mengalirkan air ke ketinggian yang dibutuhkan.

Solusi yang direkomendasikan:

• Periksa apakah tingkat air cukup
• Pastikan pompa benar-benar terendam
• Konfirmasi apakah arah putaran motor sudah benar
• Bersihkan saluran masuk air dan saringan
• Hitung ulang tinggi angkat aktual dan panjang pipa

2. Apa yang Harus Dilakukan Jika Aliran Air Menjadi Lebih Kecil?

Jika pompa sekrup beroperasi normal pada awalnya tetapi aliran air menjadi jelas lebih kecil setelah digunakan dalam jangka waktu tertentu, hal ini biasanya berkaitan dengan keausan, penyumbatan, masalah tegangan listrik, atau perubahan permukaan air.

Bagian utama pompa sekrup terdiri dari sekrup logam dan stator karet. Setelah beroperasi dalam jangka panjang, jika air sumur mengandung kadar pasir yang tinggi, pasir tersebut akan mempercepat keausan sekrup dan stator karet. Ketika kinerja segel antara keduanya menurun, baik laju aliran maupun tekanan pompa akan berkurang.

Selain itu, jika panjang pipa terlalu besar, jumlah belokan terlalu banyak, atau diameter pipa keluar terlalu kecil, maka hambatan pipa akan meningkat dan memengaruhi debit air.

Untuk pompa sekrup tenaga surya, jika daya panel surya tidak mencukupi atau intensitas sinar matahari tidak stabil, kecepatan pompa dapat menurun, sehingga mengakibatkan penurunan laju aliran air.

Solusi yang direkomendasikan:

• Periksa kandungan pasir pada air sumur
• Bersihkan saluran pipa dan filter
• Periksa apakah tegangan stabil
• Pastikan daya panel surya mencukupi
• Periksa apakah sekrup dan stator karet sudah aus
• Kurangi jumlah belokan (elbow) yang berlebihan dan hindari penggunaan pipa yang terlalu sempit

3. Mengapa Pompa Sekrup Tidak Mencapai Tinggi Angkat (Head) Nominal?

Banyak pelanggan hanya mempertimbangkan kedalaman sumur atau ketinggian vertikal saat memilih pompa. Namun, tinggi angkat (head) aktual tidak hanya mencakup ketinggian vertikal saja.

Tinggi angkat (head) aktual biasanya mencakup ketinggian pengangkatan air, kehilangan tekanan pada pipa horizontal, kehilangan tekanan akibat belokan (elbow), kehilangan tekanan akibat diameter pipa, serta faktor hambatan lainnya. Jika panjang pipa sangat besar, jumlah belokannya banyak, atau diameter pipa outlet terlalu kecil, pompa mungkin gagal mencapai tinggi angkat (head) yang diharapkan meskipun ketinggian vertikalnya tidak terlalu besar.

Selain itu, kabel yang terlalu panjang dapat menyebabkan penurunan tegangan. Ketika tegangan tidak mencukupi, kecepatan motor dan daya keluaran akan menurun, sehingga pada akhirnya memengaruhi tinggi angkat (head) dan debit aliran.

Solusi yang direkomendasikan:

• Jangan hanya mempertimbangkan kedalaman sumur saat memilih model
• Hitung baik ketinggian vertikal maupun panjang pipa horizontal
• Gunakan pipa saluran keluar dengan diameter yang sesuai
• Hindari penggunaan siku (elbow) dalam jumlah berlebihan
• Pilih ukuran kabel yang sesuai untuk suplai daya jarak jauh
• Pilih model dengan tinggi angkat (head) lebih tinggi bila diperlukan

4. Mengapa Aliran Air Tidak Kontinu?

Aliran air yang tidak kontinu umumnya disebabkan oleh permukaan air yang tidak cukup atau pasokan daya yang tidak stabil.

Ketika permukaan air dalam sumur turun, pompa dapat secara intermiten mengisap udara, sehingga menyebabkan debit air tidak stabil. Untuk pompa sekrup tenaga surya, cuaca berawan, naungan, atau intensitas cahaya matahari yang lemah di pagi dan sore hari dapat menyebabkan pengontrol sering menyesuaikan status operasional, sehingga mengakibatkan fluktuasi aliran air.

Selain itu, udara yang tersisa di dalam pipa juga dapat menyebabkan aliran air tidak stabil.

Solusi yang direkomendasikan:

• Konfirmasi tingkat muka air dinamis sumur
• Turunkan posisi pemasangan pompa secara tepat
• Buang udara dari dalam pipa
• Periksa apakah konfigurasi panel surya cukup
• Periksa apakah pengendali sering memasuki mode perlindungan

5. Apakah Pompa Sekrup Dapat Memompa Air Berpasir?

Pompa sekrup dapat digunakan pada air sumur yang sedikit berpasir, namun tidak direkomendasikan untuk penggunaan jangka panjang pada air dengan kandungan pasir tinggi.

Hal ini disebabkan pompa sekrup memiliki stator karet di dalamnya. Pasir akan terus-menerus mengikis stator karet dan sekrup logam, sehingga menurunkan kinerja segelnya. Setelah digunakan dalam jangka panjang, pengguna mungkin mengalami penurunan debit pompa, penurunan tinggi angkat, atau pompa tidak lagi mampu mengalirkan air secara optimal.

Jika air sumur mengandung pasir dalam jumlah tinggi, disarankan untuk memasang saringan di inlet air dan membersihkan saringan secara berkala. Jika kandungan pasir sangat tinggi, jenis pompa yang lebih sesuai harus dipilih berdasarkan kondisi kerja aktual.

6. Mengapa Pompa Sekrup Harus Menghindari Pengoperasian Tanpa Air (Dry Running)?

Pengoperasian tanpa air (dry running) merupakan salah satu masalah paling penting yang harus dihindari saat menggunakan pompa sekrup.

Selama operasi, air tidak hanya berfungsi sebagai media yang dipompa, tetapi juga memberikan pendinginan dan pelumasan. Jika pompa dioperasikan tanpa air, stator karet dapat mengalami deformasi atau terbakar akibat panas gesekan. Dalam kasus yang parah, hal ini bahkan dapat menyebabkan beban berlebih pada motor atau kegagalan motor.

Oleh karena itu, disarankan untuk melengkapi pompa sekrup dengan perlindungan kekurangan air, perlindungan pengontrol, atau sakelar pelampung guna mencegah pompa terus beroperasi ketika ketinggian air tidak mencukupi.

7. Apa yang Harus Dilakukan Jika Pompa Sekrup Sering Trip atau Pengontrol Memasuki Mode Perlindungan?

Pemutusan daya yang sering biasanya menunjukkan beban berlebih, kekurangan air, tegangan tidak normal, atau penyumbatan internal.

Jika pasir atau kotoran masuk ke dalam pompa, sekrup dapat macet, sehingga meningkatkan beban motor dan menyebabkan arus listrik lebih tinggi. Ketika tegangan terlalu rendah, motor juga akan beroperasi dalam kondisi beban berat dan mudah memicu mekanisme proteksi.

Untuk sistem tenaga surya, perlu juga memastikan apakah panel surya, tegangan, pengontrol, dan pompa telah disesuaikan dengan benar. Jika konfigurasi sistem tidak rasional, pengontrol dapat sering memasuki mode proteksi.

Solusi yang direkomendasikan:

• Periksa apakah tegangan stabil
• Periksa apakah kabel mengalami kebocoran
• Periksa apakah badan pompa tersumbat oleh pasir atau kotoran
• Periksa apakah saluran keluaran air tersumbat
• Pastikan pengontrol sesuai dengan parameter pompa
• Pastikan tegangan dan daya panel surya memenuhi persyaratan

8. Mengapa Pompa Sekrup Menjadi Berisik atau Bergetar Secara Nyata?

Pompa sekrup seharusnya beroperasi dengan suara yang relatif stabil dalam kondisi normal. Jika kebisingan menjadi jauh lebih keras setelah digunakan dalam jangka waktu tertentu, bantalan, sekrup, stator, dan metode pemasangan harus diperiksa.

Jika pompa tidak dipasang secara vertikal atau jika saluran pipa tidak diikat dengan kuat, getaran yang jelas dapat terjadi selama operasi. Pasir, kotoran di dalam pompa, atau bantalan yang aus juga dapat menyebabkan peningkatan kebisingan.

Solusi yang direkomendasikan:

• Periksa apakah pemasangan dilakukan secara vertikal dan stabil
• Pasang saluran keluar pipa dengan benar
• Periksa apakah bantalan telah aus
• Periksa apakah terdapat benda asing di dalam badan pompa
• Periksa apakah sekrup dan stator mengalami keausan tidak merata

9. Aplikasi Apa Saja yang Cocok untuk Pompa Sekrup?

Pompa sekrup cocok untuk aplikasi berikut:

• Pengambilan air dari sumur dalam rumah tangga
• Penyediaan air bersih domestik di daerah pedesaan
• Irigasi lahan pertanian
• Penyiraman kebun buah-buahan
• Sistem penyediaan air tenaga surya
• Kebutuhan penyediaan air dengan aliran kecil dan tinggi tekanan tinggi

Secara sederhana, jika pelanggan perlu memompa air dari kedalaman yang relatif besar dan tidak memerlukan aliran yang sangat besar, pompa sekrup biasanya merupakan pilihan yang tepat.

10. Aplikasi Apa Saja yang Tidak Cocok untuk Pompa Sekrup?

Meskipun pompa sekrup banyak digunakan, pompa ini tidak cocok untuk semua jenis aplikasi.

Pompa sekrup kurang cocok untuk sumur dengan kandungan pasir tinggi, air berlumpur, air limbah, irigasi dengan aliran besar, cairan korosif, atau lingkungan di mana kemungkinan terjadinya pengoperasian kering (dry running) cukup tinggi.

Jika pelanggan membutuhkan irigasi dengan aliran besar, pompa sentrifugal atau pompa tipe impeller pompa sumur dalam mungkin lebih cocok. Jika pelanggan perlu memompa limbah cair atau air yang mengandung banyak kotoran, disarankan menggunakan pompa limbah cair.

11. Apa Perbedaan antara Pompa Sekrup dan Pompa Sentrifugal?

Pompa sekrup dan pompa sentrifugal cocok untuk aplikasi yang berbeda.

Pompa sekrup lebih cocok untuk aplikasi dengan aliran kecil dan tekanan tinggi, seperti pengambilan air dari sumur dalam, pasokan air rumah tangga, dan sistem pasokan air tenaga surya.

Pompa sentrifugal lebih cocok untuk aplikasi dengan aliran besar dan tekanan sedang hingga rendah, seperti irigasi lahan pertanian, pemompaan tangki air, dan pasokan air permukaan.

Saat memilih pompa air, pengguna tidak hanya harus membandingkan harga. Mereka harus membuat penilaian komprehensif berdasarkan kebutuhan air aktual, kedalaman sumur, tekanan (head), laju aliran (flow rate), tegangan listrik, dan kualitas air.

12. Informasi Apa Saja yang Harus Dikonfirmasi Sebelum Membeli Pompa Sekrup?

Untuk memilih pompa sekrup yang lebih sesuai, pelanggan disarankan mengonfirmasi informasi berikut sebelum pembelian:

• Kedalaman sumur
• Ketinggian permukaan air yang dinamis
• Ketinggian pengiriman air yang dibutuhkan
• Panjang pipa horisontal
• Permintaan air harian perkiraan
• Apakah air mengandung pasir
• Apakah akan menggunakan daya AC atau tenaga surya
• Tegangan
• Panjang kabel yang dibutuhkan
• Apakah diperlukan pengendali dan proteksi kekurangan air

Semakin akurat informasi yang diberikan, semakin tepat pilihan pompa yang dapat dilakukan, sehingga semakin sedikit masalah yang mungkin dihadapi pengguna selama operasi berikutnya.

Kesimpulan: Pemilihan yang Tepat dan Penggunaan yang Benar Membantu Memperpanjang Masa Pakai Pompa Sekrup

Pompa sekrup merupakan pompa air praktis untuk keperluan rumah tangga dan pertanian, terutama cocok untuk pengambilan air dari sumur dalam, aplikasi aliran kecil dengan tekanan tinggi, serta sistem pasokan air tenaga surya.

Namun, kinerja pompa sekrup tidak hanya bergantung pada kualitas produk, tetapi juga pada lingkungan pemasangan, kualitas air, tegangan listrik, desain pipa, dan perawatan harian.

Jika muncul masalah seperti tidak ada air yang keluar, penurunan debit, tekanan tidak mencukupi, pemutusan arus (tripping), atau peningkatan kebisingan, pengguna sebaiknya terlebih dahulu memeriksa ketinggian permukaan air, tegangan listrik, kondisi pipa, kandungan pasir dalam air, keausan sekrup dan stator, serta kesesuaian pengendali (controller).

Sebagai produsen pompa air profesional, kami merekomendasikan agar pelanggan memberikan informasi kondisi kerja secara detail sebelum melakukan pembelian. Dengan demikian, kami dapat merekomendasikan model pompa sekrup yang lebih sesuai berdasarkan aplikasi aktual, sehingga membantu pelanggan mengurangi risiko penggunaan dan meningkatkan masa pakai pompa.

Hak Cipta © 2026 Zhejiang Aina Pump Co., Ltd. Beijing Seluruh hak dilindungi.  -  Kebijakan Privasi